7 Fakta Menarik Tentang Bumi yang Belum Banyak Diketahui

7-fakta-menarik-tentang-bumi-yang-belum-banyak-diketahui

7 Fakta Menarik Tentang Bumi yang Belum Banyak Diketahui – Bumi adalah planet ketiga berasal dari matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima berasal dari delapan planet didalam tata surya. Namun, apakah kita menyadari setiap sudut bumi atau adakah misteri yang tersisa untuk ditemukan? Kebanyakan orang barangkali dapat menyatakan tidak. Bahkan setiap hari para ilmuwan menemukan suatu hal yang baru tentang planet ini. Berikut ini beberapa fakta menarik tentang bumi yang jarang diketahui oleh banyak orang. Yuk, liat ulasannya di bawah ini!

7 Fakta Menarik Tentang Bumi yang Belum Banyak Diketahui

7-fakta-menarik-tentang-bumi-yang-belum-banyak-diketahui

1. Tidak tersedia yang benar-benar menyadari siapa yang menamai bumi

timepost – Tahukah kamu bahwa bumi adalah salah satu planet yang tidak dinamai dewa atau dewi Yunani atau Romawi? Bahkan tidak tersedia yang menyadari siapa yang menciptakan kata “Bumi.” Ada dua kata dasar untuk nama planet kita, dan keduanya didalam bahasa yang berbeda. Bumi barangkali berasal berasal dari kata bahasa Inggris “eor(th)e/ertha,” yang berarti tanah, atau barangkali berasal berasal dari kata Jerman “erde,” yang juga berarti tanah.

Menurut laporan resmi penemuan planet, nama “Bumi” berasal berasal dari kata dasar Indo-Eropa “er.” Kata dasar ini menghasilkan kata benda berasal dari bahasa Jermanik “ertho,” “jord” bahasa Denmark dan Swedia, “erde” bahasa Jerman modern, bahasa Belanda “aarde,” dan bahasa Inggris “earth.”

2. Bumi punyai benua lain yang disebut Zealandia

Dari Neoproterozoikum (sekitar 550 juta tahun yang lalu) hingga Jurassic (sekitar 180 juta tahun yang lalu), tersedia Gondwana yang superkontinen. Pusat benua super ini adalah Antartika. Benua Selandia Baru, juga dikenal sebagai ‘Zealandia’ atau ‘Tasmantis’, terhubung ke Antartika. Antara 85 dan 130 juta tahun yang lalu, Zealandia terpisah berasal dari Antartika. Setelah berpisah berasal dari Australia lebih kurang 60-85 juta tahun yang lalu, Zealandia mulai tenggelam. Diperkirakan Zealandia tenggelam semuanya lebih kurang 23 juta tahun yang lalu. Saat ini, 93% orang Selandia Baru tenggelam di bawah lautan Pasifik.

3. Hutan Hujan Amazon selamanya subur dikarenakan fosfor yang didapat berasal dari Gurun Sahara

Selama Zaman Holosen, Afrika bagian utara berwarna hijau subur dengan tumbuh-tumbuhan. Ada banyak danau dan sungai seperti Danau Chad dan Nil Putih. Periode ini disebut African Humid Period. African Humid Period berakhir lebih kurang 6.000 hingga 5.000 tahun yang lalu. Vegetasi mengalami penurunan dan danau mulai mengering. Cangkang diatom mati, serta sekelompok besar ganggang saat ini menutupi hamparan luas Danau Chad yang kering. Bahkan dikarenakan penggurunan, tanaman, pohon, binatang, dan burung mulai mati. Perlahan-lahan, tanah Sahara jadi diperkaya dengan nutrisi berasal dari organisme yang membusuk.

Bagi anda yang suka bermain game online silahkan kunjungi link berikut : Bandar Judi Bola

Saat ini, setiap tahun angin bertiup kebanyakan 182 juta ton debu berasal dari Bodélé Depression di Chad. Debu yang kaya nutrisi melintasi Samudra Atlantik dan jatuh di atas lembah Amazon. Setiap tahun, curah hujan di Amazon menyapu banyak nutrisi, juga fosfor, nutrisi penting untuk pertumbuhan tanaman. Debu berasal dari Gurun Sahara isi lagi nutrisi yang hilang ini dan menopang menjaga kehijauan Amazon.

4. Atmosfer bumi benar-benar lewat bulan

Kita telah diajarkan di sekolah bahwa atmosfer bumi berakhir di eksosfer yang memanjang hingga 700 km hingga 10.000 km. Namun, kala ini para ilmuwan telah menemukan bahwa susunan paling akhir atmosfer Bumi jauh melampaui itu. Lapisan atmosfer paling akhir yang baru ditemukan bernama geocorona, yakni bagian bersinar berasal dari lokasi terluar atmosfer bumi. Para ilmuwan percaya geocorona meluas hingga lebih kurang 100.000 km (15,5 jari-jari Bumi). Bahkan bulan yang terdapat terhadap jarak 384.600 km jatuh di didalam geocorona.

5. 660 km di bawah kaki ternyata terdapat gunung

Secara luas, bumi terbagi jadi tiga lapisan: kerak, mantel, dan inti. Pada kenyataannya, tersedia beberapa susunan lain di didalam yang telah diidentifikasi oleh para ilmuwan. Termasuk zona transisi yang terdapat di didalam mantel. Ahli geofisika berasal dari Universitas Princeton di Amerika Serikat dan Akademi Ilmu Pengetahuan di China telah menemukan gunung yang terdapat lebih kurang 660 km di bawah permukaan terhadap susunan transisi. Penemuan ini dikerjakan sesudah mempelajari gempa besar yang melanda Bolivia terhadap 9 Juni 1994.

Gempa 8,2 di Bolivia punyai titik fokus terhadap kedalaman hanya di bawah 650 km. Getarannya adalah yang pertama diukur terhadap jaringan seismik modern. Rekaman seismik 1994 ini dipelajari oleh ahli geofisika baru-baru ini. Mereka mempelajari gelombang kala bergeser antar susunan yang menempuh jarak hingga 660 km. Pada kedalaman ini, para peneliti menemukan proporsi pada bagian bawah mantel dan zona atasnya. Berdasarkan penelitian mereka, para peneliti menyimpulkan bahwa tersedia jajaran pegunungan zig-zag di titik pertemuan bagian atas dan bawah mantel.

6. Atmosfer bumi perlahan-lahan membocorkan oksigen ke area angkasa

Percaya atau tidak, atmosfer bumi bocor. Setiap hari, lebih kurang 90 ton material atmosfer bocor berasal dari atmosfer atas. Mengingat atmosfer planet kita yang luas, 90 ton adalah kebocoran yang benar-benar kecil. Para ilmuwan telah menemukan bahwa selama 800.000 tahun terakhir, persentase oksigen atmosfer telah turun 0,7 persen, tetapi tidak tersedia yang menyadari mengapa dan bagaimana ini terjadi. Misi seperti ESA’s Cluster telah menyelidiki kebocoran ini, tetapi banyak pertanyaan yang masih belum terjawab.

Atmosfer bumi punyai berat lebih kurang lima kuadriliun ton. Pada tingkat di mana atmosfer bocor, kita tidak berada didalam bahaya, tetapi para ilmuwan coba menyadari alasan di balik fenomena ini. Para peneliti percaya bahwa menyadari kebocoran atmosfer Bumi dapat menopang mereka didalam menyadari atmosfer planet lain. Menurut mereka, itu bahkan barangkali terbukti benar-benar penting didalam perburuan planet yang mampu dihuni dan kehidupan di luar bumi.

7. Sebuah asteroid mengirimkan hingga setengah berasal dari air di bumi

Ini adalah teori yang menyebar secara luas bahwa semua air di bumi berasal berasal dari asteroid. Hal ini khususnya berlangsung dikarenakan rasio deuterium, isotop hidrogen yang lebih berat dengan hidrogen normal mirip dengan asteroid dan sampel lautan. Tetapi menurut sebuah studi yang dipimpin oleh Steven Desch berasal dari Arizona State University, asteroid bukan salah satu alasan. Desch percaya bahwa air juga berkunjung lewat nebula, awan debu, dan gas yang tersisa sesudah pembentukan matahari.

Itulah beberapa fakta menarik tentang Bumi yang tidak banyak atau jarang diketahui oleh banyak orang. Kira-kira kamu telah menyadari yang mana nih?

7 Fakta Menarik Tentang Bumi yang Belum Banyak Diketahui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top